Thursday, 24 May 2012

Buat Penyejuk Hati 'Duhai Kasih'

Duhai Kasih
Aku selalu bersabar
menantikan dirimu
kerna aku sayang padamu
dengan kesungguhanku
Aku rela bersabar
Menantikan dirimu
Kerna dirimu sayang
Yang selalu ku rindu
Walau kadang hati bertanya
Mungkinkah kau dan aku
Namun bunga cinta di dada
Telah bersemi dan tumbuh
Kasih jangan buat hatiku
Patah jadi dulu
Lirik lagu dari rujukan:
Note:
Allah telah memuliakan lelaki sebagai pemimpin kepada wanita. Islam telah meletakkan garis panduan yang lengkap seharusnya bagaimana peranan pemimpin yang dimainkan oleh lelaki. Peranan lelaki sebagai suami, ayah, abang dan anak itu adalah sebagai pelindung kepada wanita-wanita di bawah tanggungjawabnya. Antara peranan lelaki dalam melindungi wanita dan keluarganya adalah:
  1. Memastikan prinsip Islam terlaksana dalam keluarga.
  2. Menjadi teladan yang baik.
  3. Memastikan komunikasi yang baik dalam keluarga.
  4. Memastikan keluarga terhindar dari azab neraka.
"Hai orang-orang beriman, peliharalah dirimu dan ahli keluargamu dari api neraka.." (At-Tahrim, 66:6)

Monday, 21 May 2012

Ambil Mood Dulu

Mood down skit hari nie... tak tahu kenapa mungkin keletihan terlalu byk kerja yg perlu dibuat di tempat kerja last week. Hari nie, Alhamdulillah kurang sedikit kerja utk dibuat... even ada sikit2 saki baki kerja yang perlu dibuat namun hari nie.. ambil mood rehat dulu supaya esok ada semangat sikit nak buat kerja2 yang kebiasaannya perlu dihantar buat BigBos di hujung bulan.
Taknak cakap byk sgt sekarang nie... biasalah jari jemari nie sekaligus mood taknak menaip banyak sgt... bukan tiada cerita namun biarlah rahsia... hmmm.. boleh ke taip mcm tue... hmmm.....

Wednesday, 16 May 2012

Ya Allah, Izinkanlah...

Ya Allah
Pabila diriku telah bertemu dengan seseorang
Dan daku telah jatuh cinta
Izinkanlah daku menjadi yang terbaik baginya
Dan dia yang terbaik bagi diriku

Ya Allah
Jika Engkau ciptakan dia untuk diriku
Bantulah diriku untuk mencintai, mengerti dan menerima dia seutuhnya
Berikan daku akan kesabaran, ketekunan dan kesungguhan untuk memenangi hatinya
Redhakan hatinya agar mencintai, mengerti, menerima segala kelemahan dan kekurangan diriku

Ya Allah
Berikanlah kekuatan & ketabahan hati buat kami agar terus yakin utk menjalani ujian dariMu Ya Allah
Agar kami terus rela dan meredhai untuk berbahagi suka duka kehidupan ini
Dan lepaskanlah kami dari rasa keraguan menuruti kasih dan kehendakMu

Ya Allah
Pabila diriku ditetapkan olehMu untuk menjadi isteri seseorang
Izinkanlah daku menjadi penyeri hari2nya
Izinkanlah wajahku menjadi kesenangan baginya
Izinkanlah mataku menjadi keteguhan baginya
Izinkanlah setiap percakapanku menjadi kesejukan baginya

Ya Allah
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk diriku lebih mendekat kepadaMu
Izinkanlah setiap sentuhan menjadi pengerat cinta kepadaMu
Izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami lebih bersyukur kepadaMu

Ya Allah
UjianMu mengajar akan diriku untuk hidup makin dekat kepadaMu
Sesungguhnya Engkau sentiasa memberikan yang terbaik buat setiap hambaMu
Disetiap luka dan keraguan yang daku alami pasti ada hikmahnya
Syukurku & redhaku untuk terus menanti tibanya waktu yang telah Engkau tentukan....

Amien....

Monday, 30 April 2012

Kini Kutahu...... Rasanya...

Kini kutahu ... rasanya...
Masih ada sinar mentari
Menghangat malam yang kedinginan
Mewarnai pelangi pada langit rindu
Menyinari redup kasih di taman firdausi

Kini kutahu... rasanya
Masih ada kembang segar
Menguntum harum di jambangan layu
Mengopak senyum rerama pagi
berterbangan riang ke puncak awan

Kini kutahu... rasanya
Masih ada titik ruang kasih
Dis sudut hati kesetiaan sepimu
Menyapa kesangsian yang terlerai syahdu
Berguguran kepingan kesunyian malam
Rebah retak ke perdu tasik memori

Pastinya kini kutahu...
Doaku pasrah padaMu Ya Rabbi
Redhaku sabar sujud padaMu Ya Illahi
Bukan permintaan yang fatamorgana cuma
Bukan kehausan yang tidak dibasahi kauthar
Bukan kedengaran yang disahuti
Kerana Engkau Yang Maha Mnedengar
Pada jeritan kesepianku
Kerana Engkau Maha Pengasih
Pada tangisan keredhaanku
Kerana Engkau Maha Penyayang
Pada rintihan kesabaranku

Kini kutahu rasanya...
Fajar ini kuntum kasihku berputik lagi
sujud syukurku dalam setiap hela nafasku
Entah kering layu di bawah rahmatMu
Dan naungan marghrifahMu


Nukilan : omssp

Thursday, 26 April 2012

Menyingkap Tabir Hati

Masih kau ingat
Pada bicara dua hati yang merindu
Pada renungan mata seribu persoalan kesangsian
Pada bisikan perasaan menyemai pengharapan
Pada desiran bayu malam mengusap pipi kejujuran
Kerdipan bintang-bintang kenangan mula bercerita
Sirna keikhlasan pun bercahaya menjadi satu

Masihkah kau ingat
Pada helaian diari yang terluka
Menyentap guris setia kasih kekasihmu
Pada hangatnya titis embun semalam yang membeku
Pada penantian kehadiran di lorong penuh berliku
Pada kesunyian yang bergema memekak rindu
Kerlipan cahaya kepercayaan datang mengintai
Kuntum redha pun mekar
Wangi dengan kesetiaan menjadi padu

Masihkah kau ingat
Pada janji iftitah merafak Illahi
Solat ini ibadah ini hidup ini ajal ini
Semuanya bukan milik kita abadi
Dunia ini perjalanan ujian takdir Rabbi
Pada kasihNya kekasih azali
Pada pancaran nur Rahman dan RahimNya
Menjadi sinar di malam insan yang kegelapan
Sebagai pandu membimbing kaki yang tersesat jalan pulang
Menjadi penawar mengubat nurani dalam kegelisahan

Kasih kekasih tetap ku abadi kenangan setianya
Dalam pelukan kasihNya
Dalam dakapan redhaNya
Dalam usapan keampunanNya
Dan kusingkap lerai tabir hatimu menjadi satu


Nukilan : sspsb

Wednesday, 25 April 2012

Di Sebalik Tabir Hati

Di sebalik tabir hati
Ku pandang renungan mata yang amat jauh
Renungan menyembunyikan sebuah kisah yang jauh disudut hatinya sayu
Ia sayu disebalik ujian pada kesetiaan & keredhaan

Disebalik tabir hati
Ku lihat akan rintihan sebuah hati
Tergambar akan sebuah pengabadian cinta yang abadi
KasihNya ia kekasih yang terdahulu menemuiMu Illahi

Di sebalik tabir hati
Kuharap ada ketenangan di sudut hati yang sayu itu
Agar dapat dibadikan cinta dan kasih kekasih di setiap sujudmu pada Illahi
Agar dirimu tidak terus melupakan kasih kekasihmu

Disebalik tabir hati
Terasa terlalu kerdil untuk mendampingi hati yang sayu itu
'Terlalu Sulit untuk diluahkan'
Kerna ia bicara untaian antara hati dan perasaan

Di sebalik tabir hati
Ku harap tidak disesali perasaan yang dimilki
Jangan ditangisi takdir dan ujian yang dilalui
Jagalah hati-hati dan perasaan yang masih kita miliki

Di sebalik tabir hati
Tangisan dari sekeping hati buat sekeping hati yang merintih
Kadang-kadang hati merasakan akan kehadiran
Namun perasaan dan hati tetap tidak pernah menjauhkan kasihNya kekasih 'Di Awan Biru'


Nukilan : KasihNya 'Di Awan Biru'

Monday, 23 April 2012

Terlalu Sulit Untuk Diluahkan

Terlalu sulit untuk diluahkan
Terlalu kelu lidah untuk terus bertanya
Mungkinkah hati takut akan hadirnya keceriaan buat seketika
Atau mungkinkah hadirnya ia hanya sekadar kebetulan

Terlalu sulit untuk difikirkan
Terlalu banyak kenangan yang menjadi bayangan
Mungkinkah hati hadirnya keyakinan tetapi tak berdaya untuk diluahkan
Atau mungkinkah ia takdir yang harus diuji terlebih dahulu

Terlalu sulit untuk kearah kebaikanMu Ya Allah
Terlalu banyak ujianMu ku diuji dengan airmata
Mungkinkah akan berakhir kesedihan dalam hidup hambaMu ini
Atau mungkinkah ia hadir buat diriku hanya seketika....

Terlalu sulit untuk di buka ruang hati untuk diluahkan
Terlalu sedih untuk meletakkan harapan
Mungkinkah harus terus berdiam
Atau mungkinkah harus dinantikan sahaja jika ia takdir buat hambaMu
Hanya DIA yang mengetahui segalanya... Ia rancangannya kerna ku adalah hambaNya...


Nukilan : KasihNya 'Di Awan Biru'